<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>INDONESIA - INDUNESIA</title>
	<atom:link href="http://www.indunesia.com/index.php/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.indunesia.com</link>
	<description>YOUR VALUE IN INDONESIA</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Nov 2011 12:54:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Harga Emas dalam Negeri Turun jadi Rp 514,7 Per Gram</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2011/11/10/harga-emas-dalam-negeri-turun-jadi-rp-5147-per-gram/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2011/11/10/harga-emas-dalam-negeri-turun-jadi-rp-5147-per-gram/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 12:54:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sbadai</dc:creator>
				<category><![CDATA[GOLD]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Penutupan perdagangan di bursa NYMEX, harga Emas mengalami penurunan Rabu (9/11/2011). Harga emas melemah seiring dengan aksi jual global yang terjadi di pasar saham. “Akan tetapi penurunan harga emas masih terbatas karena para investor masih menjadikan logam mulia sebagai salah satu asset safe haven saat kondisi perekonomian belum stabil,” demikian analisa Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, dalam Analisis Perkembangan Harga, Kamis (10/11/2011). Harga emas berjangka tampak mengalami penurunan sebesar USD7,6 dan ditutup pada posisi USD1.791,6 dolar per troy ons (1 troy ons =31,1 gram). Dolar AS tercatat menuju penguatan terbesar sejak Agustus 2010 terhadap mayoritas mata uang utama dunia. Penguatan dolar terjadi di tengah kekhawatiran terhadap pergantian kepemimpinan dan gejolak utang di Yunani dan Italia. Sinyal negatif Eropa, di mana harga obligasi Italia melemah. Perdana Menteri Silvio Berlusconi berencana mengundurkan diri dari pemerintahan yang saat ini sedang berjuang untuk menerapkan langkah penghematan guna mengurangi biaya pinjaman. Penguatan dolar akan meredam minat beli investor terhadap logam mulia. Sementara itu, harga emas berjangka di dalam negeri juga mengalami penurunan. Harga Emas berjangka untuk penyerahan November 2011 ditutup pada harga Rp 514.700 per gram atau melemah sebesar Rp 4.600 per gram.]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2011/11/10/harga-emas-dalam-negeri-turun-jadi-rp-5147-per-gram/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abah Anom Dimakamkan di Puncak Suryalaya</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2011/09/06/abah-anom-dimakamkan-di-puncak-suryalaya/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2011/09/06/abah-anom-dimakamkan-di-puncak-suryalaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2011 09:59:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[People]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[TASIKMALAYA– Puncak Suryalaya yang merupakan makam keluarga pesantren yang berada di Kompleks Ponpes Suryalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menjadi tempat peristirahatan terakhir Abah Anom atau KH Ahmad Sohibulwafa Tajul Arifin. Kemarin pimpinan Ponpes Suryalaya dan Pendiri Pondok Inabah ini dimakamkan. Ribuan orang menghadiri pemakaman ulama kharismatik ini. Prosesi pemakaman dipimpin keponakannya yang juga penanggung jawab Ponpes Suryalaya KH Zainal Abidin Anwar sekitar pukul 09.00 WIB.Almarhum dimakamkan di sebuah bangunan dekat dengan makam ayahnya, Syekh KH Abdulloh Mubarok bin Nur Muhammad atau Abah Sepuh, pendiri Ponpes Suryalaya, dan makam keluarga besar Suryalaya lainnya. Sebelumnya Abah Anom semalaman dibaringkan di Masjid Nurul Asro dan belum dapat dimakamkan pada hari meninggalnya karena masih banyak pelayat yang terus berdatangan termasuk menunggu sanak keluarga dan anaknya. Abah Anom yang memiliki nama lengkap KH Shohibulwafa Tajul Arifin meninggal dunia pada usia 96 tahun, Senin, 5 September 2011 sekitar pukul 11.30 WIB atau bertepatan dengan hari Milad Pesantren Suryalaya,5 September 1905. “Sebelum meninggal Abah sempat meminta seluruh jamaah di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri untuk menggelar pengajian memperingati haul pesantren, malah pada pagi hari beliau masih sempat menerima tamu didampingi istrinya,” ungkap Zainal Abidin. Sejumlah pejabat pemerintah daerah seperti Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan presidium [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2011/09/06/abah-anom-dimakamkan-di-puncak-suryalaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SBY Copot Gubernur Lemhannas Muladi</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/17/sby-copot-gubernur-lemhannas-muladi/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/17/sby-copot-gubernur-lemhannas-muladi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Feb 2011 17:30:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hmbws</dc:creator>
				<category><![CDATA[Government]]></category>
		<category><![CDATA[People]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencopot Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) yang juga politikus senior Golkar, Muladi. Rencananya Presiden SBY akan melantik Gubernur Lemhannas pengganti Muladi, siang ini. &#8220;Gubernur Lemhannas Muladi diganti,&#8221; ujar sumber di Istana Negara, Kamis (17/2/2011). Menurut sumber tersebut, pelantikan Gubernur Lemhannas pengganti Muladi akan dilakukan siang ini.  Presiden SBY bersama sejumlah pejabat negara akan menghadiri acara pelantikan ini. &#8220;Hari ini pukul 11.00 WIB pelantikan Gubernur Lemhannas yang baru di Istana Negara,&#8221; ujar sumber tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom calon Gubernur Lemhannas pengganti Muladi adalah Profesor Dr Budi Soesilo Supandji yang tak lain adalah adik kandung mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji. Muladi dilantik menjadi Gubernur Lemhannas pada tanggal 30 Agustus 2005 menggantikan Ermaya Suradinata. Meski dilantik menjadi Gubernur Lemhannas, Muladi menyatakan tidak akan mengundurkan diri dari jabatannya di partai politik, yakni sebagai Ketua Bidang Hukum, HAM dan Otda DPP Partai Golkar, kala itu. Bahkan mantan Menteri Kehakiman ini yakin Lemhannas yang dipimpinnya itu dapat menjadi sebuah lembaga kajian akademis yang netral. Dengan demikian, kajian-kajian lembaga ini nantinya dapat melibatkan semua partai. (anw/van)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/17/sby-copot-gubernur-lemhannas-muladi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bustanil Arifin Wafat di Usia 85 Tahun</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/13/bustanil-arifin-wafat-di-usia-85-tahun/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/13/bustanil-arifin-wafat-di-usia-85-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Feb 2011 09:30:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hmbws</dc:creator>
				<category><![CDATA[People]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Menteri Koperasi Bustanil Arifin meninggal dunia di Rumah Sakit Cedars Sinai, Los Angeles, AS, di usia 85 tahun, Minggu (13/2/2011) pukul 03.42 waktu setempat atau 15.42 WIB. Demikian informasi yang diterima Kompas.com dari Dian Supolo, yang masih kerabat dekat keluarga Bustanul Arifin. &#8220;Semua anak beliau dan istri sekarang masih di Amerika. Mereka mengantar kepergian beliau,&#8221; kata Dian Supolo, melalui telepon. Dian mengatakan, almarhum akan dimakamkan di Indonesia. Jika sesuai rencana, jenazah akan tiba di Tanah Air, Sabtu, mendatang. Bustanil Arifin kelahiran Padang, 10 Oktober 1925, memulai kariernya di bidang militer dengan pangkat terakhir Letjen Purnawirawan. Ia menjabat Menteri Koperasi selama tiga periode, dari tahun 1978 hingga 1993. Ia juga pernah menjabat Ketua Bulog, dan Ketua Yayasan Pengembangan Manajemen Indonesia. Berikut rekam jejak Bustanil Arifin: Nama Lengkap: Letjen (Purn) Bustanil Arifin Tempat, Tanggal Lahir: Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, 10 Oktober 1925 Agama: Islam Pendidikan: Hollandsch Inlandsche School (HIS), Medan (1940), Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO), Medan (1942), Sekolah Pegawai Tinggi (Zyoku Kan Gakkoo), Batusangkar, Sumatera Barat ( 1944 ), Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung (1959), Kupalda Unifikasi I, Cimahi (1964) Karir:  Komisaris Utama Bank Duta (1990), Pegawai Saikoo Kensatu Kyoku, Aceh, Pegawai Kantor Logistik Wilayah VII, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/13/bustanil-arifin-wafat-di-usia-85-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Adjie Massaid Meninggal di Usia 43 Tahun</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/05/adjie-massaid-meninggal-di-usia-43-tahun/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/05/adjie-massaid-meninggal-di-usia-43-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2011 01:50:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hmbws</dc:creator>
				<category><![CDATA[People]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi muda Partai Demokrat yang juga anggota Komisi V DPR RI, Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau populer dengan panggilan Adjie Massaid, meninggal di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (5/2/2011) dini hari. &#8220;Kami semua staf Ibu Angie (Angelina Sondakh, istri Adjie Massaid) sangat terkejut dan terpukul mendengar kabar ini,&#8221; kata Ayob, Staf Sekretariat Angelina Sondakh di Komisi IX DPR RI, sebagaimana dikutip Antara, beberapa saat setelah peristiwa itu terjadi. Hal senada juga diutarakan Franky Sondakh, kakak kandung Angelina Sondakh (saudara ipar Adjie Massaid) yang tak bisa berkata banyak. &#8220;Peristiwanya begitu cepat dan kami semua masih belum percaya ini terjadi,&#8221; kata Ridhwan, Staf Bidang Media Angelina Sondakh. Dari beberapa informasi yang diperoleh, Adjie Massaid meninggal setelah bermain futsal, salah satu olahraga kegemarannya. &#8220;Beliau itu gemar berolahraga. Makanya tidak menyangka jadi begini,&#8221; kata Ayob. Adjie meninggal dalam usia 43 tahun. Suami model dan mantan Putri Indonesia, Angelina Sondakh, ini lahir pada 7 Agustus 1967 di Jakarta. Adjie telah dua kali terpilih sebagai anggota DPR RI, yakni pada 2004-2009 dan kini 2009-2014. Dari istri pertamanya, penyanyi Reza Artamevia, dia dikaruniai dua anak. Mereka bercerai tahun 2005. Setelahnya Adjie meminang Angelina Sondakh yang juga anggota DPR RI dari Partai Demokrat. Mereka [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2011/02/05/adjie-massaid-meninggal-di-usia-43-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ida Kusumah Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun.</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2010/11/25/ida-kusumah-meninggal-dunia-di-usia-71-tahun/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2010/11/25/ida-kusumah-meninggal-dunia-di-usia-71-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 14:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hmbws</dc:creator>
				<category><![CDATA[People]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Indonesia kembali kehilangan tokoh perfilman dan musik terbaiknya. Ida Kusumah (71) aktris tiga jaman benar-benar sudah dipanggil Allah walau hari-hari masih terasa hangat main sinetron di televisi. Si Oma dalam sinetron Cinta Fitri terpanjang di Indonesia ini begitu lekat di hati masyarakat. Dinda Kanya Dewi dan Shireen Sungkar teman syutingnya menyaksikan langsung detik detik Ida Kusumah menjelang ajalnya, pas pada saat syuting juga, Kamis (25/11/2010) sekitar pukul 20.30 WIB. &#8220;Sekitar jam 8, lagi nggak take, dan kita baru mau makan bareng. Si Oma benerin bantal dan sempet kejang-kejang kemudian menggigit lidah. Si Oma dibawa ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, ternyata sudah nggak ada (meninggal)&#8221; ujar Dinda Kanya Dewi, di Rumah Sakit Puri Cinere, Kamis (25/11/2010). Padahal, menurut Dinda, Si Oma Ida Kusumah masih tampak sehat saat di lokasi syuting. Bahkan Ida Kusumah sempat bercanda dengan rekan-rekan pemain sinetron Cinta Fitri. &#8220;Sejak di lokasi syuting, kita sebelumnya ketawa-ketawa dan dia pengen ngumpul sama Golden Girl-nya dan masih becanda-becanda seperti biasa. Nggak ada tanda apapun,&#8221; papar Dinda Kanya Dewi. Pada saat di lokasi syuting hanya terdapat Mami Iren dan kakak Verlita. Menurut Shireen Sungkar Oma (Ida Kusuma) sedang tidak merasa sakit. &#8220;Tapi Oma lagi nggak sakit,&#8221; ucap Shireen [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2010/11/25/ida-kusumah-meninggal-dunia-di-usia-71-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jeffrey Winters: Kalkulasi SBY Naif dan Salah (7)</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/24/jeffrey-winters-kalkulasi-sby-naif-dan-salah-7/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/24/jeffrey-winters-kalkulasi-sby-naif-dan-salah-7/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Oct 2010 07:05:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Government]]></category>
		<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[Boediono]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[jeffrey]]></category>
		<category><![CDATA[Kabinet Indonesia Bersatu]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[KIB]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<category><![CDATA[SBY]]></category>
		<category><![CDATA[serikat]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[winters]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=83</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Setahun sudah pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II berjalan. Namun kinerja pemerintah dianggap masih merah. Perolehan suara 60 % dalam Pilpres 2009 dan mendapat dukungan mayoritas di parlemen ternyata belum bisa dioptimalkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono untuk melakukan langkah-langkah yang konkrit dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Di mata pengamat ekonomi politik dari Northwestern University, Amerika Serikat, Prof Jeffrey Winters, buruknya kinerja pemerintah tidak lepas dari sikap Presiden SBY dalam menjalankan pemerintahan. SBY dianggap lebih suka terlihat cantik, santun dan berambut rapi di depan kamera dibanding bekerja keras mengatasi persoalan-persoalan yang ada di Indonesia. Lantas apa yang membuat pasangan SBY-Boediono belum bisa berbuat banyak selama setahun bekerja? Berikut pandangan Jeffrey Winters kepada detikcom, Sabtu (16/10/2010): Apa pandangan Anda terhadap kinerja SBY-Boediono selama menjalankan pemerintahan? Sampai saat ini saya melihat kinerja pemrintahan SBY-Boediono rendah. Dan perlu dicatat prestasi yang rendah kepemimpinan SBY bukan sesuatu yang baru. Karena sejak 2004 memang kinerjanya tidak pernah tinggi. Jadi kombinasi SBY-Kalla yang sudah mengecewakan menjadi lebih parah dengan kombinasi SBY-Boediono. Meski pada masa SBY-JK kinerjanya buruk, paling tidak Jusuf Kalla dikenal sebagai orang yang tidak sabar dan sering mendorong SBY untuk bertindak dan ambil keputusan. Tetapi akhirnya Kalla menjadi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/24/jeffrey-winters-kalkulasi-sby-naif-dan-salah-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>No misprint of Rp100,000 banknote; Remains Legal Tender</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/18/no-misprint-of-rp100000-banknote-remains-legal-tender/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/18/no-misprint-of-rp100000-banknote-remains-legal-tender/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 09:17:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Government]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[The rumour that Rp.100,000 denominated banknotes displaying Soekarno-Hatta would be withdrawn from circulation due to a misprint of the Proclamation of Independence, in particular the inclusion of the year ’05, can be immediately quashed by the following key points: 1. The inclusion of the Proclamation text on the Rp.100,000 banknote corresponds to the original manuscript, more specifically &#8220;Djakarta, 17th Day, 8th Month of the Year ‘05&#8243;. In this case the year ’05 refers to historical facts where Japan remained in power at that time, therefore, the calendar in use is Japanese and refers to the year 2605, abbreviated to ’05. 2. The Rp.100,000 banknote issued by Bank Indonesia in 2004 was designed in close collaboration with several relevant parties, including those with extensive knowledge of the proclamation text in question. 3. Therefore, the Rp.100,000 denominated banknote exhibiting Soekarno-Hatta is not a misprint and remains legal tender. 4. To all members of the public we appeal to disregard this issue as well as any information that cannot be accounted for. Jakarta, 6th October 2010 Bureau of Public Relations Difi A. Johansyah Head of Bureau]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/18/no-misprint-of-rp100000-banknote-remains-legal-tender/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kunjungan Wisatawan Harus Disikapi Dengan Layanan Sempurna</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/18/kunjungan-wisatawan-harus-disikapi-dengan-layanan-sempurna/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/18/kunjungan-wisatawan-harus-disikapi-dengan-layanan-sempurna/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 05:32:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Treasure]]></category>
		<category><![CDATA[ANTARA]]></category>
		<category><![CDATA[dinas]]></category>
		<category><![CDATA[diy]]></category>
		<category><![CDATA[fosipa]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indunesia]]></category>
		<category><![CDATA[republik]]></category>
		<category><![CDATA[RI]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta &#8211; Peningkatan kunjungan wisatawan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama ini terutama saat musim libur sekolah seharusnya disikapi pelaku wisata daerah ini dengan memberikan layanan yang sempurna, kata Ketua Yayasan Widya Budaya Yogyakarta Widi Utaminigsih.&#8220;Libur sekolah maupun libur panjang akhir pekan memiliki dampak positif bagi pariwisata di DIY karena hotel dan restoran di daerah ini dipastikan dipenuhi wisatawan. Kondisi itu seharusnya disikapi dengan pelayanan prima kepada mereka,&#8221; katanya di Yogyakarta, Senin. &#8220;Layanan prima dan sempurna dari para pelaku wisata di daerah ini akan menciptakan citra positif pariwisata Yogyakarta yang akan selalu dikenang wisatawan yang datang ke daerah ini ,&#8221;kata Widi Utaminigsih yang yayasannya bergerak di bidang pengembangan budaya dan pariwisata berbasis potensi lokal. Menurut dia, musim libur sekolah dan libur panjang akhir pekan juga dapat menjadi media promosi efektif untuk menyebarluaskan informasi tentang objek pariwisata di daerah ini karena sebenarnya masih banyak objek wisata yang menarik untuk dikunjungi wisatawan. Objek wisata tersebut di antaranya kawasan pegunungan karst di bagian selatan Kabupaten Gunungkidul, pantai berpasir putih di pesisir selatan Gunungkidul, kawasan makam raja-raja Mataram di Imogiri, Kabupaten Bantul, Pantai Glagah Kabupaten Kulonprogo, dan sejumlah museum di kota Yogyakarta, katanya. Ia mengatakan, perlu dukungan instansi pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2010/10/18/kunjungan-wisatawan-harus-disikapi-dengan-layanan-sempurna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bendungan Hilir</title>
		<link>http://www.indunesia.com/index.php/2010/05/28/bendungan-hilir/</link>
		<comments>http://www.indunesia.com/index.php/2010/05/28/bendungan-hilir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 04:10:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indunesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[PInfo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.indunesia.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Bendungan Hilir Bendungan Hilir, also known as Benhil, is a Kelurahan (Administrative Village) located in the Kecamatan (Subdistrict) of Tanah Abang, Central Jakarta, Jakarta, Indonesia. It has a total area of 1.5816 km2 and a population of 19,773. Bendungan Hilir consists of 125 rukun tetangga (RT) dan 9 rukun warga (RW). Bendungan Hilir area code is 10210. During the late 19th century to early 20th century, Bendungan Hilir is organized into a residential area for the Dutch people. Despite of this, the area is not very popular for the Dutch people, but it was favored by the local people. This contribute to the creation of several local markets such as Pasar Benhil (Benhil Market)]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.indunesia.com/index.php/2010/05/28/bendungan-hilir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

